Konsep dalam disiplin Ilmu Geografi

Visi, Misi Geografi kedepan

Jumat, 27 Juli 2012


Skala Peta merupakan komponen peta yang sangat penting karena dengan skala peta kita
dapat mengetahui jarak antara dua tempat.
Skala Peta adalah perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sebenarnya dipermukaan
bumi.

Contoh:
Pada peta tertulis skala 1 : 1.000.000 ini berarti tiap jarak 1 bagian di peta sama dengan
jarak 1.000.000 bagian di muka bumi.
Jadi kalau di peta itu 1 bagian = 1 cm maka di muka bumi = 10 Km.
Ukuran jarak yang digunakan dalam peta yaitu cm, m, km, inci dan mil. Untuk Indonesia satuan yang umum dipakai cm, m, atau km.
Skala Peta dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:

1. Skala Angka/Skala Pecahan (Numerical Scale).
    Skala ini sering disebut skala numeric yaitu skala yang dinyatakan dalam bentuk perbandingan angka.
    Contoh: Skala 1 : 100.000, skala 1 : 2.000.000 dan sebagainya Bila peta berskala 1 : 100.000 berarti 
    tiap satuan panjang pada peta menggambarkan jarak yang sesungguhnya di lapangan/ di muka bumi 
    sebenarnya 100.000 kali satu satuan panjang di peta. Bila satuan panjang menggunakan cm berarti tiap 
    jarak 1 cm pada peta menggambarkan jarak 100.000 di lapangan.
    Contoh negara yang menggunakan sistem skala angka ini adalah Indonesia dan Amerika Serikat. 
    Untuk menentukan skala peta ini dapat dipakai rumus:




2. Skala Verbal yaitu skala yang dinyatakan dengan kalimat atau kata-kata.Skala ini disebut juga skala inci  
    dibanding mil yang dalam bahasa Inggris disebut “Inch Mile Scale”.
    Contoh:
    Skala dalam suatu peta dinyatakan dalam 1 inch to 5 miles, ini berarti jarak 1 inci di peta menggambarkan  
    jarak 5 mil di lapangan atau jarak sebenarnya.
3. Skala Garis (Line Scale)/Skala Grafik (Graphical Scale) / Skala Batang (Bar Scale)/ Skala Jalan (Road 
    Scale). Untuk skala ini dinyatakan dalam bentuk garis lurus yang terbagi dalam beberapa bagian yang  
    sama panjangnya. Pada garis tersebut harus dicantumkan ukuran jarak yang sesungguhnya di lapangan,
    misalnya dalam meter, kilometer, feet atau mil.
    Contoh:
    a) Dengan penyajian grafik tersebut maka dapat dibaca bahwa jarak antara dua angka di peta = 1 km di 
        lapangan, jadi kalau antara 0 – 1, 1 – 2, 2 – 3, 3 – 4, 4 – 5 masing-masing = 1cm maka artinya 1 cm 
        pada peta = 1 km di lapangan.
    b) Dari grafik tersebut dapat dibaca bahwa tiap jarak 1 inci pada peta sama dengan 2 mil di lapangan. 
        Skala garis ini pada umumnya digunakan apabila suatu peta akan dikecilkan atau akan dibuat ukuran 
        tertentu. Dengan memakai skala grafik/garis maka jarak dua tempat dapat langsung diukur dalam peta. 
        Tidak jarang dalam satu peta dicantumkan skala angka dan juga skala garis.
Dalam pembahasan skala peta yang harus  diingat adalah semakin besar skalanya, akan semakin kecil
kenampakkan wilayah yang digambarkan. Sebaliknya semakin kecil skalanya semakin luas areal kenampakkan permukaan bumi yang yang tergambar dalam peta.
Untuk memahami skala termasuk besar atau kecil dapat dicontohkan sebagai berikut:
- Skala 1 : 50.000 lebih besar dari 1 : 100.000
- Skala 1 : 200.000 lebih besar dari 1 : 2.000.000
- Skala 1 : 250.000 lebih kecil dari 1 : 50.000





Perlu dipahami juga bahwa jenis skala peta yang ada dapat diubah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Untuk merubah skala peta ada beberapa cara yaitu:

1. Mengubah skala angka ke skala grafik
    Contoh:
    Dalam peta tertulis skala 1 : 500.000, ubahlah ke dalamskala grafik/garis.
    Penyelesaian:
    Skala 1 : 500.000 berarti 1 bagian di peta menunjukkan 500.000 bagian di lapangan.
    Apabila dibuat dalam cm, maka 1 cm di peta = 500.000 cm di lapangan. Bila dibuat skala
    grafiknya berarti tiap-tiap cm atau dalam satu kotak nilainya 500.000 cm (500.000/100.000)atau 5 km.
    Bila digambarkan skala grafiknya sebagai berikut:

2. Mengubah skala garis menjadi skala angka
    Contoh:
    Skala garis digambarkan seperti di bawah ini, ubahlah menjadi skala angka!

0                2                4                6    KM






    Penyelesaian:
    Pada peta dengan skala ini berarti tiap panjang garis (kotak) menggambarkan 2 km di
    lapangan sehingga apabila tiap kotak antara 0 –. 2 – 4 dan 4 – 6 masing-masing jika
    diukur = 2 cm maka:
    2 cm = 2 km
    1 cm = 1 km
    1 cm = 100.000 cm
    Sehingga skala angkanya menjadi 1 : 100.000



3. Mengubah skala angka menjadi skala inci - mil
    Contoh:
    Skala angka 1 : 500.000, ubahlah menjadi skala inci-mil!
    Penyelesaian:
    Skala 1 : 500.000 ini berarti tiap 1 inci = 500.000 inci di lapangan.
    500.000 inci dijadikan mil =  500.000 : 63.360 = 7,89, yang kemudian dibulatkan menjadi 8 mil.
    Jadi skala inci-milnya = 1 : 8
                                   
1 mil = 63.360 inci
1 inci =     1
             --------- mil
             63.360
1 inci = 2,54 cm = 0,0254 m
1 meter = 39, 37 inci
1 km = 0,62137 mil


4. Mengubah skala grafik menjadi skala mil-inci
    Contoh:
    Jika diketahui grafik sepanjang 5 cm menunjukkan jarak 10 mil di lapangan, ubahlah menjadi skala angka 
    dan inci-mil!
    Penyelesaian:
    5 cm = 10 mil dijadikan inci terlebih dahulu sehingga 5 cm = 5 : 1,54 = 1,968 = 2 cm
    (dibulatkan). Berarti 2 inci = 10 mil di lapangan. Jadi 1 inci sesuai dengan 5 mil dilapangan oleh karena
     itulah skalanya 1 : 5.

     Bila diubah ke dalam bentuk skala angka sebagai berikut:
    1 inci = 5 mil yang berarti 5 x 63.360 = 316.800 inci, Jadi skala angkanya 1 : 316.800.





5. Mengubah skala dengan sistem grid bujur sangkar (Gridsquare)
    Sistem grid bujur sangkar disebut juga metode Union Jack
    Contoh:
    Peta dengan skala 1 : 200.000 ubahlah menjadi peta berskala 1 : 100.000



    Penyelesaian:   x = 200.000 : 100.000 x 1 cm = 2 cm



Dalam kehidupan sehari-hari sering kita menjumpai peta yang tidak ada skalanya, padahal
mungkin kita membutuhkannya. Apabila Anda mengalami kejadian ini maka cara menentukan
skala peta dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Membandingkan dua jarak tempat di peta dengan jarak kedua tempat di lapangan
    Contoh:
    Jarak antara Jakarta dan Bekasi di lapangan 20 km (2.000.000 cm). Di peta jarak keduanya
    50 cm. Tentukan skala petanya!
    Jawab:
    Skala peta tersebut = 2.000.000 / 50 = 40.000
    Sehingga skala petanya = 1 : 40.000.

2. Membandingkan dengan peta lain yang luasnya sama dan telah diketahui skalanya.
    Contoh:
                                20 cm                                                          4 cm
     A--------------------------------------B                    A------------------B
        
                                 1 : X                                                       1:50.000
                               (peta 1)                                                        (peta 2)

- Ukur jarak 2 tempat yang diketahui dalam kedua peta itu.
  Peta I = jarak A – B = 20 cm
  Peta II = jarak A – B = 4 cm
- Pada peta I jarak A – B dilapangan:
   = 2 x 50.000 cm = 100.000 cm
- Pada peta I jarak AB = 20x
   x cm = 20x cm
     20x = 200.000 cm
         x = 10.000 cm
    Jadi skala peta I = 1 : 10.000
Dari penyelesaian contoh soal tersebut dapat dibuat kesimpulan rumusan sebagai berikut:

Bila data-data soal di atas dimasukkan ke rumus diperoleh:
P2 = 4 x 50.000 / 20
     = 200.000/20
     = 10.000
Jadi skala petanya = 1 : 10.000

3. Membandingkan kenampakan-kenampakan dalam peta yang sudah pasti ukurannya.
    Contoh:
    Dalam peta terdapat lapangan sepak bola panjang lapangan 100 meter = 10.000 cm.
    Jadi skala lapangan sepak bola tersebut 1 : 10.000

4. Menentukan dua titik di peta yang belum ada skalanya (peta x) misalnya titik A – B
    dengan arah Utara - Selatan. Setelah itu menghitung jarak dua titik dan selisih derajat garis lintangnya.  
    Perlu  diingat bahwa jarak tiap 10 garis lintang = 111 km dan 10 = 60 detik
    Contoh:
    Jarak A - B di peta x = 50 cm
    Selisih garis lintangnya = 30 detik
    Berapa skala peta x?
    Penyelesaian: 30 detik = 30/60 x 111 km = 55,5 km = 5.550.000 cm
    50 cm di peta x = 5.550.000 cm di lapangan
    Skala di peta x = 50 : 5.550.000, Jadi skala peta = 1 : 1.110.000

5. Pada peta Topografi (peta Kontur) di Indonesia berlaku rumus:



CI (Contour Interval) adalah selisih ketinggian antara dua garis kontur yang dinyatakan dalam meter. Contour Interval sering disebut jarak antara garis kontur. Garis Kontur yaitu garis-garis pada peta yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian yang sama dari permukaan air laut. Perhitungan CI misalnya:
Pada peta kontur Indonesia yang berskala 1 : 100.000, berapakah CI nya?
Jawab: CI = 1 / 2000 x 100.000 = 50 meter
Kembali ke contoh peta kontur yang belum ada skalanya!
Contoh:
Suatu peta kontur dengan Ci = 50 meter, Berapakah skala peta tersebut!

Jawab: Ci = 50 m
50 = 1/2000 x Penyebut skala
Jadi penyebut skala = 100.000, ini berarti skala peta kontur tersebut 1 : 100.000
Apabila Anda ingin mengukur jarak pada peta baik lurus atau berbelok-belok, lakukanlah
hal-hal berikut:
a. Gunakan seutas benang yang agak besar (misal: benang kasur)
b. Berilah tanda pada peta di bagian yang diukur.
c. Ukurlah dengan benang yang sudah dipersiapkan.
d. Tekuklah benang mengikuti jarak obyek yang diukur, seperti jalan yang berbelok, benang juga harus ikut 
    dibelokkan.
e. Jarak yang diukur pada peta misalnya 50 cm (antara kota A dengan kota B).
f.  Sesuaikan dengan skala garis misalnya skala yang ada 1 : 50.000, maka jarak antara kota A dan B 
    dilapangan = 50 cm x 50.000 = 2.500.000 cm = 25 km.


SOAL-SOAL LATIHAN
1. Perhatikanlah skala garafik di bawah ini.....




0        5          10           15 km

 1. Jika akan diubah dalam skala angka, maka skalanya menjadi……..
     a. 1: 300.000                     d. 1: 200.000                                                       
     b. 1: 250.000                     e. 1: 500.000           
     c. 1: 150.000

2. Jarak titik A ke titik B di peta X yang berskala 1 : 500.000 adalah 5 cm, jika skala peta X diubah menjadi 
   1 : 100.000, perubahan yang terjadi adalah ………
    a.       Jarak titik A ke titik B menjadi 50 cm      c. Jarak titik A ke titik B menjadi 0,2 cm
    b.      Posisi titik A terhadap titik B berubah      d. Posisi titik A terhadap titik B berubah
    e .   Jarak titik A ke titik B menjadi 25 cm

3. Jika diketahui jarak sebenarnya antara kota A dan  B adalah 20 km, maka jarak kota A ke kota B  pada
     peta yang memiliki  skala 1:500.000 adalah ….
   a. 2,8 cm                   
   b. 3,2 cm                   
   c. 3 cm                                  
   d. 3,4 cm       
   e. 4,0 cm

4. Landasan pacu Bandara Husen Sastranegara panjangnya 2 km tergambar dalam peta sepanjang 5 cm, 
    sedangkan pada foto udara 4 cm, berarti skala foto udaranya adalah 
    a.      1 : 100 000
    b.      1 : 80 000
    c.      1 : 75 000
    d.      1 : 50 000
    e.       1 : 40 000

5. perhatikanlah skala grafik di bawah ini...

0        1           2            3 cm



0        1           2            3 km

Skala  dari gambar grafis di atas adalah………..
a. 1 : 500                   
b. 1 : 5.000                
c. 1 : 50.000              
d. 1 : 500.000
e. 1 : 5.000.000


6. peta  yang luasnya sama dan telah diketahui skalanya.

                             2 cm                                                        5 cm
               A-------------------B                    A------------------------------B
        
                     1 :  500.000                                                   1: X
                        (peta 1)                                                        (peta 2)

        maka skala gambar peta 2  adalah……
        a. 1 : 20.000                     
        b. 1 : 100.000                   
        c. 1 : 125.000                    
        d. 1 : 200.000          
        e. 1 : 325.000

 7. Diketahui sebuah peta memiliki skala 1 : 50.000, jika akan dibuat skala garis yang mencerminkan
    jarak 4 km dilapangan maka berapa panjang skala garis yang akan tergambar?
    a. 4  cm
    b. 8  cm
    c. 16 cm
    d. 24 cm
    e. 48 cm

8. sebuah peta setelah difotokopi maka skala garisnya adalah seperti pada gambar berikut :




 0          10           20          30 km

Sebelum diperbesar panjang skala garisnya adalah 3 cm, setelah diperbesar 5 kali maka panjang skala garisnya menjadi 15 cm. Berapa skala numerik yang baru?
a. 100.000
b. 150.000
c. 200.000
d. 250.000
e. 300.000

9.Sebuah peta dengan skala 1 : 12.500 akan diperkecil 2 kali, maka berapa skala baru pada peta yang
   diperkecil tersebut?
a. 25.000
b. 50.000
c. 100.000
d. 150.000
e. 200.000

10. Sebuah peta topografi daerah gunung berapi diketahui memiliki jarak antar garis kontur sebesar 
      20 m, maka berapa skala pada peta kontur tersebut?
a. 10.000
b. 20.000
c. 30.000
d. 40.000
e. 50.000

ESSAY.
1. Ubahlah skala angka 1 : 250.000 menjadi skala inci-mil !
2. Jarak antara dua kota di peta 25 cm sedangkan jarak sebenarnya 10 km. Tentukan
    skala petanya !
3. Suatu peta dengan contour interval 25 meter. Berapa skala peta tersebut?
4. Manakah yang lebih besar antara skala 1 : 25.000 dengan 1 : 50.000?
5. Sebuah peta kadaster yang tidak memiliki informasi skala setelah dilakukan pengukuran diketahui,
  jarak antara 2 obyek pada peta adalah 4 cm. Sedangkan pada pengukuran jarak antara 2 obyek
  sebenarnya di lapangan diketahui 30 meter. Berapakah skala peta tersebut?


Sumber Bacaan : 
1. Skala dan Proyeksi Peta, Drs Sutama, dkk
2. http://andimanwno.Wordpress.com











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar